Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Bibit Padi

 

Nama: Vina Pikria Aenun

NIM: 220511034

Kelas: TI22E

 

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN BIBIT PADI BERBASIS WEBSITE DENGAN METODE SMART DI DESA GARAWASTU, MAJALENGKA

 

1.     Mengapa memilih tema tersebut dan apa alasannya?

Pemilihan bibit padi merupakan faktor krusial dalam pertanian. Petani sering mengalami kesulitan dalam menentukan bibit yang paling sesuai dengan kondisi lahan dan cuaca. Dengan adanya website berbasis SPK menggunakan metode Simple Multi Attribute Rating Technique (SMART), petani dapat memperoleh rekomendasi yang lebih objektif dan sistematis berdasarkan kriteria tertentu seperti ketahanan terhadap hama, produktivitas, dan masa tanam.

2.     Mengapa memilih objek tersebut dan apa alasannya?

Pemilihan bibit padi yang tepat sangat penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Banyak faktor yang harus dipertimbangkan, seperti ketahanan terhadap hama, tingkat hasil panen, serta kesesuaian dengan kondisi lingkungan.

3.     Berikut adalah beberapa Pendukungnya:

a.     Aplikasi

·       Bahasa Pemrograman = PHP

·       Framework Backend = PHP (Laravel)

·       Framework Frontend = HTML, CSS, JavaScript (React.js)

·       Database Management System (DBMS) = MySQL

·       Metode Pemilihan Keputusan = Metode Simple Multi Attribute Rating Technique (SMART)

b.     Platform dan Sistem Operasi

·       Platform Utama: Website (berbasis web).

-       Sistem ini akan diakses melalui browser web, baik di perangkat desktop (PC/laptop) maupun mobile (smartphone/tablet).

-       Desain Responsif: Antarmuka pengguna akan dirancang agar dapat menyesuaikan tampilan dengan layar perangkat (desktop atau mobile).

·       Sistem Operasi yang Didukung: Windows, MacOS, Linux (desktop), Android, iOS (mobile)

·       Hosting: Google Cloud Platform (GCP) dengan layanan seperti Google App Engine, Google Cloud SQL, dan Google Cloud Storage.

c.     Database yang akan dibuat

·       Tabel bibit_padi

·       Tabel kriteria

·       Tabel Sub_kriteria

·       Tabel Perhitungan

d.     Desain Input dan Output

·       Form Input Data Bibit Padi:

Form input yang memungkinkan pengguna (petani atau admin) untuk memasukkan data bibit padi dengan atribut-atribut seperti:

-       Nama Bibit: Contoh: IR 42, IR 64, Cigeulis, Pandan Wangi, dll.

-       Jumlah Anakan: Misalnya, >16 batang, 10-15 batang, atau <9 batang.

-       Musim Tanam: Kemarau, Hujan, atau keduanya.

-       Waktu Pertumbuhan: Misalnya, 110-120 hari atau >121 hari.

-       Ketahanan Penyakit: Tahan penyakit atau rentan terkena penyakit.

-       Harga Bibit: Misalnya, <Rp. 79.999, Rp. 80.000 - Rp. 120.000, atau >Rp. 120.001.

·       Desain Output Hasil Rekomendasi Bibit Terbaik:

Menampilkan daftar bibit padi beserta skor peringkat yang dihasilkan dari perhitungan SMART.

Contoh tabel hasil perangkingan:

Alternatif

Skor Akhir

Peringkat

Lusi

0.925

1

Cinerang

0.85

2

IR 42

0.775

3

Cigeulis

0.75

4

IR 64

0.675

5

Mira 1

0.6

6

Mekongga

0.45

7

Pandan Wangi

0.375

8

 

-       Skor Peringkat: Menampilkan skor akhir dari setiap bibit padi berdasarkan kriteria yang telah ditentukan.

-       Grafik Perbandingan: Visualisasi grafik (seperti bar chart atau pie chart) untuk membandingkan performa bibit padi berdasarkan kriteria tertentu.

4.     Lokasi

·       Desa Garawastu, Kabupaten Majalengka

·       Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Majalengka

·       Kelompok Tani di Desa Garawastu

Komentar

Postingan Populer